Hampir disetiap bahan makanan mengandung zat aditif khususnya monosodium glutamat (MSG) atau mononatrium glutamat yang merupakan senyawa sintetik yang dapat menimbulkan rasa enak atau umami (flavour potentiator) atau menekan rasa yang tidak diingankan dari suatu bahan makanan (Winarno, 1988:208).MSG juga merupakan zat penyedap rasa yang banyak digunakan oleh produsen makanan untuk membuat produknya menjadi lebih enak. Zat tersebut merupakan pembentuk protein, sehingga apabila zat makanan ditambahkan vetsin (MSG) akan berasa seperti ditambah kaldu daging (protein)
MSG juga merupakan zat penambah rasa pada makanan yang dibuat dari hasil fermentasi zat tepung dan tetes dari gula tebu. Ketika MSG ditambahkan pada makanan, dia memberikan fungsi yang sama seperti glutamat yaitu mem-berikan rasa sedap pada makanan. MSG sendiri terdiri dari air, sodium, glutamat (http://hanyawanita.com/clickwok/health/health01.htm). Sebenarnya MSG yang berbentuk kristal putih ini tidak memiliki rasa, tetapi mempunyai fungsi sebagai penegas cita rasa (flavour enhancer) makanan, terutama dari protein hewani (daging, ikan, ayam)
PEMANFAATAN MSG PADA MAKANAN
Memang tidak dapat dipungkiri, kelezatan suatu hidangan dapat menambah gairah santap. Berbagai carapun dilakukan untuk menghasilkan suatu hidangan yang lezat. Salah satunya dengan menambahkan sedikit bahan penyedap rasa instan (MSG) ke dalam hidangan tersebut. MSG, yang terdiri dari air, sodium, dan glutamat ini mudah didapat dan harganya pun murah. Sehingga sering membuat kita lupa akan adanya efek yang ditimbulkan setelah mengon-sumsi MSG ini.
Di dalam MSG, yang berperan dalam memberikan rasa lezat pada makanan adalah glutamat. Glutamat merupakan asam amino yang secara alami terdapat pada semua bahan makanan yang mengandung protein, misalnya keju, daging, susu, ikan, dan sayuran. Glutamat juga diproduksi oleh tubuh manusia dan sangat diperlukan untuk metabolisme tubuh dan fungsi otak. Setiap orang rata-rata membutuhkan kurang lebih 11 gram glutamat per hari yang didapat dari sumber protein alami
Sebenarnya, tubuh manusia dan binatang memproduksi sendiri senyawa glutamat untuk keperluan metabolisme, fungsi otak, dan berbagai sumber energi. Penelitian di Amerika menunjukkan rata-rata orang Amerika per hari mengonsumsi glutamat sekitar 11 garam dari bahan alami, 1 gram dari MSG, 30-45 gram dari keju parmesan, dan 50 gram dari produksi tubuh sendiri. Jadi, jika ditotalkan maka glutamat yang ada di dalam tubuh hampir 100 gram per hari. Karenanya, tidaklah mengherankan bila MSG dibibihkan pada makanan, tubuh menganggapnya sebagai glutamat yang vital bagi metabolisme tubuh dan akan sangat merangsang pencernaan. Hal ini pernah dinyatakan oleh Profesor Bernd Lindman dari Universuitas Hamburg dalam Maryam, yang mengatakan, “... bagi manusia konsumsi protein merupakan kebutuhan mutlak untuk menjaga fungsi kehidupan manusia dalam evolusinya mengembangkan kepekaan untuk mengenali rasa protein yang amat penting badi fungsi kehidupannya, sekaligus meng-gemarinya”. Dari sini kita menjadi tahu mengapa makanan cepat saji atau chips kentang yang banyak dibubuhi bahan penyedap ini (MSG) jauh lebih digemari orang, terutama oleh anak-anak (red)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar